Usai Lakalantas, Sekda Minta Camat Perbaiki Randis

METRO – Sekertaris Daerah (Sekda) Kota Metro Ir. Nasir AT meminta kepada Camat Metro Timur Dra.Rosita untuk menanggung kerugian atas kerusakan Kendaraan Dinas (Randis) yang dikemudikan supirnya hingga terguling di Jalan Soekarno Hatta, Kelurahan Ganjar Agung, Metro Barat pada Sabtu malam 3 Maret 2018 lalu.

Menurut dia, kini pihaknya telah menurunkan tim untuk memeriksa Camat Metro Timur, pasca kecelakaan tunggal mobil dinas diluar jam tugas.

“Ya tetap di periksa, apakah itu berkaitan dengan pekerjaan. Tapi apapun itu ya pemegang kendaraan harus ganti, itu ketentuannya. Salah atau benar ya nanti kita lihat dulu hasil pemeriksaan dari inspektorat seperti apa, yang pasti dia suruh ganti itu yang sudah pasti,” tegasnya saat di konfirmasi awak media usai Rakor Bulanan di Aula Pemkot setempat, Senin (5/3/2018).

Sementara itu, ketika ditanyakan mengenai dugaan adanya kelalaian pengendara saat mengemudi pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan dari inspektorat.

“Sampai sekarang belum, karena kita harus periksa dulu ke yang bersangkutan. Saya sudah perintahkan inspektorat supaya diteliti seperti apa. Bahkan saya belum sama sekali dapat laporan dari dia (Camat Metro Timur itu sendiri, Red), malah saya dapat laporan dari kawan-kawan media ini. Semua yang namanya pemegang barang milik pemerintah itu harus memelihara, menjaga, kalo rusak ya mengganti,”pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, kendaraan dinas Camat Metro Timur mengalami kecelakaan tunggal hingga terguling di Jalan Soekarno Hatta, Kelurahan Ganjar Agung, Sabtu malam 3 Maret 2018 lalu.

Mobil minibus jenis Daihatzu Terios dengan nopol BE 2287 FZ yang dikendarai supirnya bernama Tio tersebut lepas kendali hingga terseret beberapa meter setelah menghantam lubang jalan dan menabrak pohon.

Menurut keterangan saksi mata di lokasi kejadian, mobil tersebut melaju dari arah lampu merah Ganjar Agung menuju 16c dengan kecepatan tinggi. 

“Mobil itu ngebut banget Mas, pas nyampe jalan jelek itu masuk lobang. Terus mobilnya tebalik sampai dua kali, abis itu ngantem pohon,” terang Dwi (34) warga setempat. (*)

 

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten mengandung hak cipta dari LampuIJO.com