Tangan Siswa Patah, Kepsek SMPN 10 Metro Dinas ke Jakarta

METRO –  Saat kejadian kecelakaan siswa terjatuh di sekolah hingga tulang tangannya patah  saya sedang dinas keluar Kota ke Jakarta. Ini jawab singkat Kepala SMPN 10 Metro Drs. Supardi saat di konfirmasi awak media, Rabu (13/12/2017).

Menurutnya, Supardi didamping Waka Kesiswaan SMPN 10 Metro Drs. Gatot Siswanto menyatakan bahwa kejadian terjatuhnya Adi di depan sekolah itu murni terjatuh sendiri saat bermain bersama dua temannya saat jam istirahat.

“Sebelum kejadian, mereka sudah kita tegor “Jangan Lari-Lari Nanti Jatuh”. Namanya anak-anak mungkin tidak di hiraukan, selang berapa menit kemudian Adi langsung masuk ruangan guru, sontak dewan guru kaget, ini tangan Adi patah. Adi pun langsung kita bawa ke pengobatan alternative sangkal putung di daerah Rawa Sari Metro Pusat,”kata dia.

Lebih lanjut, Gatot menyebyutkan pihak sekolah sudah bertangjawab, meskipun insiden kesalahan anak. Oleh karna itu, jangan sampai ada bahasa tidak enak gara-gara pristiwa ini.

“Pihak sekolah sudah bertangjawab dan sudah menengok juga, segala biaya pengobatan akan kami tanggung. Selama sakit masa penyembuhan Adi akan mendapat dispensasi dari sekolah, kebetulan ini usai semesteran dan akan masuk libur panjang,”ujarnya. (*)

 

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten mengandung hak cipta dari LampuIJO.com