Tanam Gadu, Pasokan Air Irigasi Cukup Stabil

LAMPUNG TENGAH – Sejumlah petani padi di Kecamatan Way Seputih Kabupaten Lampung Tengah merasa lega. Pasalnya musim tanam gadu atau musim kemarau, pasokan air irigasi hingga september  masih mengalir cukup deras.

Sri Utami (45) petani padi asal Kampung Sidobinangun Way Seputih mengatakan, bahwa air irigasi sejak pengolahan lahan hingga penyemaian bibit padi pasokan air irigasi stabil. Setiap hari mengalir di tersier meskipun dengan volume debit air sedang.

“Saya mengucapkan terimakasih kepada pemerintah. Karna telah menerapkan program gadu model, dengan sistem ini dalam waktu 1 tahun petani di daerah ini bisa menanam hingga 3 kali. Artinya ketersediaan pangan didaerah sini sangat cukup,”ungkapnya, Minggu (24/9).

Sebagian masyarakat di Kampung Sidobinangun mayoritas hampir 80 persen merupakan petani bercocok taman, baik penggarap sawah hingga tanaman komuditas sayuran dan palawija. Sedangkan petani perkebunan jumlahnya sangat sedikit.

“Pada tahun 2000 areal lahan pertanian di Kampung Sidobinangun mendapat program cetak sawah dari Pemerintah. Alhasil tahun ketahun memberikan peluang dampak besar terhadap perekonomian masyarkat,”ujarnya.

Sejumlah petani juga berharap kepada Pemerintah dapat konsisten benar-benar fokus memperbaiki sarana dan prasarana pertanian. Seperti pembangunan cacingan saluran tersier dengan kualitas yang bagus. Dapat menerjunkan petugas penyuluh pertanian yang profesional dan secara rutin mensosialisasikan program program pemerintah, salah satunya tentang pencegahan hama penyakit sampai peningkatan hasil produksi untuk swasembada ketahanan pangan Nasional. (*)

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten mengandung hak cipta dari LampuIJO.com