SMKN2 Tebas Berinovasi Membuat Handsanitizer Dari Bahan Herbal Guna Cegah Corona

Lampung Tengah – Dengan bahan yang berasal dari alam, siswa/siswi SMKN 2 Terbanggi Besar (Tebas) Lampung Tengah membuat Hand sanitizer Herbal (Antiseptik) di Lab sekolah, Selasa (24/3/2020) guna mencegah penyebaran Virus Corona.

Kepala Sekolah SMKN 2 Tebas, Yos Devera mengatakan, dari bahan daun sirih dan jeruk nipis, anak didiknya berinovasi mengolah bahan bahan tersebut menjadi Hand Sanitizer Herbal.

“Hari ini beberapa anak didik kita dengan didampingi guru mata pelajaran produk kreatif dan kewirausahaan berinovasi membuat hand sanitizer herbal dari daun sirih dan jeruk nipis,” katanya disela sela kegiatan.

Hal ini merupakan langkah inisiatif yang diambil oleh SMKN 2 Tebas dikarenakan sulitnya masyarakat mencari Hand Sanitizer di pasaran yang telah langka sejak lama itu.

“Ini inisiatif kita yang diawali dengan susahnya mencari hand sanitizer maupun alkohol sehingga anak didik kita berinovasi membuatnya dengan bahan herbal yang mudah didapatkan dan khasiatnya tidak jauh dengan yang kimia yang dapat mencegah kita dari penyebaran corona,” bebernya.

Hasil dari pembuatan Hand Sanitizer Herbal tersebut akan dipakai oleh siswa/siswi SMKN 2 Tebas sendiri dan kedepanya berencana akan memproduksi lebih banyak untuk membantu masyarakat dalam mencegah penyebaran Virus Corona.

“Hasilnya akan dipakai oleh siswa/siswi dan keluarganya. Tapi ini tadi sudah banyak yang mau pesan dengan saya lewat pesan whatsapp, insyallah kedepannya akan di tingkatkan hasil produksinya guna membantu memenuhi kebutuhan masyarakat sekitar,” ungkap mantan Kepala Sekolah SMKN 1Terusan Nunyai itu.

Yos Devera juga menjelaskan kegiatan hari ini dilakukan disekolah untuk melatih beberapa anak didiknya dalam membuat Hand Sanitizer Herbal. Setelah itu SMKN 2 Tebas akan menjadikan tugas seluruh siswa selama melakukan kegiatan belajar dirumah.

“Hari ini kita berikan arahan dan cara pembuatan hand sanitizer herbal dan tetap melakukan antisipasi penyebaran virus tersebut dengan menggunakan masker dan menjaga jarak. Kemudian kegiatan ini akan kita jadikan tugas siswa dirumah untuk mengisi kegiatan mereka selama melakukan kegiatan belajar dirumah dalam rangka mencegah penyebaran virus corona,” pungkasnya. (sbr)

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten mengandung hak cipta dari LampuIJO.com