Seperti Ini Cara Firdaus Ali Serap Aspirasi Musisi Lampung Tengah Yang Lama di Cueki Oleh Pemerintah Daerah

Lampung Tengah – Nge Jam atau bermain musik bareng saat lakukan reses, Wakil Ketua DPRD Lampung Tengah, Firdaus Ali menyerap aspirasi dari berbagai musisi Lampung Tengah di Saung Peradaban (Sabda) Bandarjaya, Sabtu (21/12/2019) malam.

Berbagai cara dilakukan wakil rakyat untuk bisa menyerap aspirasi konstituennya, dari mengumpulkan masyarakat hingga turun langsung mengampiri masyarakat.

Nah, kali ini anggota DPRD Lampung Tengah tiga periode tersebut menggunakan cara Nge-Jam bareng musisi setempat untuk menyerap aspirasi mereka.

“Agak beda ya resesnya? Iya ini salah satu cara untuk menyerap aspirasi para musisi kita dengan kumpul bareng, nyanyi bareng kita maen musik bareng,” bebernya.

Firdaus Ali juga mengungkapkan dalam kesempatan itu dirinya menyerap beberapa aspirasi seprti keinginan untuk menfasilitasi mereka dala. menjalankan kegiatan positif, menyalurkan kreasi, bakat dan juga existensi para musisi di Lampung Tengah.

“Setiap kegiatan kemasyarakatan ternyata perlu wadah yang mana wadah itu untuk berhimpun dan bergerak dalam menjalankan kegiatan-kegiatan yang positif. Komunitas musisi ingin berkreasi dan exis, jadi kita harus memfasilitasi kegiatan positif mereka,” terang anggota DPRD dari partai Gerindra itu.

Lanjutnya, para komunitas musisi yang hadir sangat ingin pemerintah daerah untuk dapat membuat suatu even atau kegiatan yang bisa memberi kesempatan mereka berkreasi, tampil dan mengembangkan seni budaya di Lampung Tengah.

“Mereka berharap kedepan pemerintah daerah kususnya dinas pariwisata dapat membuat kegiatan-kegiatan untuk mereka tampil dan mengembangkan seni dan budaya di daerah ini,” ujarnya.

Ia juga melihat selama ini kurangnya eksploitasi seni dan budaya sehingga membuat para musisi maupun penggiat seni di Lampung Tengah menggantungkap harapa kedepannya kepada pemerintah setempat.

“Saya juga melihat masih kurangnya eksploitasi seni dan budaya disini, oleh karena itu mereka menggantungkan harapan kepada kita (DPRD Lampung Tengah) dan pemerintah daerah untuk memberikan mereka wadah untuk unjuk aksi dan eksploitasi kreasi agar seni dan budaya di Lampung Tengah kembali hidup,” pungkasnya.

Sementara itu salah satu musisi indie Lampung Tengah, Vicky yang hadir dalam kegiatan di Saung Peradaban (Sabda) tersebut meminta pemerintah daerah untuk memberikan perhatian extra kepada musisi setempat agar bisa lebih berkreasi menghasilkan karya serta memajukan seni dan budaya daerah.

“Kedepanya kami harap persoalan ini menjadi perhatian untuk pemerintah daerah agar bisa memberikan perhatian lebih kepada musisi Lampung Tengah yang selama ini bernaung di Saung Peradaban (Sabda) yang telah menjadi wadah yang baik untuk para pemuda disini khususnya pemuda Bandarjaya,” katanya di sela-sela kegiatan tersebut.

Diakhir, Firdaus Ali sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada owner Saung Peradaban yang telah memberikan wadah untuk para musisi yang muda maupun kawakan berkrearifitas dan menyalurkan bakat seni mereka.

“Luar biasa saya sangat mengapresiasi dan terima kasih untuk saung peradaban yang menyediakan tempat untuk musisi Lampung Tengah berkreatifitas,” tutupnya.

Kegiatan ini juga turut dihadiri oleh berbagai komunitas musisi dari berbagai Genre atau jenis musik yang ada di Lampung Tengah dari Genre Pop, Rock, Jazz, Slanker, Indie hingga musik Dish Jokie atau DJ.

Di sela-sela kegiatan, terlihat Firdaus Ali yang memiliki suara khas itu sempat Nge Jam bareng dengan musisi yang hadir dengan membawakan sebuah lagu dari Slank. (sbr)

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten mengandung hak cipta dari LampuIJO.com