Polres Metro Digugat, Ini Hasilnya…

METRO –  Kepolisian Resort (Polres) Metro berhasil menenangkan gugatan praperadilan tentang sah atau tidaknya penetapan tersangka atas kasus penipuan penggelapan. Sidang berlangsung di PN Klas 1B Metro, Jumat (19/1/2018).

Kapolres Metro AKBP Umi Fadillah mengatakan bahwa pada proses pra peradilan yang ditujukan ke polres metro, kami dapat memenangkannya. Terkait ini, tentu saja kami tidak berpuas diri, karena memang kami bekerja telah sesuai dengan prosedur yang berlaku.

“Dalam waktu dekat kita akan melakukan anev guna meningkatkan kinerja personilnya. Soal ini, saya akan melakukan anev ke internal polres dan meningkatkan pengawasan terhadap kinerja anggota,” kata dia.

Diketahui, dalam Sidang praperadilan perkara Nomor : 01/ Pid.Pra / 2018 / PN.Met yang disidangkan sejak tanggal 12 Januari 2018 hingga 19 Januari 2018 telah di putuskan oleh Hakim Tunggal Oktiawan Basri. Termohon Kapolres Metro AKBP Umi Fadilah Astutik S.Sos, S.Ik., M.Si / Kasat Reskrim Polres Metro AKP Try Maradona, S.Ik menyatakan menolak gugatan praperadilan secara keseluruhan oleh pemohon di Pengadilan Negeri Kelas IB Kota Metro.

Sementara itu, Kasat Reserse dan Kriminal Polres Metro AKP Try Maradona, S.Ik mengungkapkan, pemohon sebelumnya mengajukan praperadilan lantaran tersangka di anggap mengidap gangguan kejiwaan.

“Kesimpulan tidak sahnya penetapan tersangka yang diajukan Pemohon dikarenakan Pemohon Prinsipal mengalami deperesi atau gangguan kejiwaan, dan telah diperiksakan di Rumah Sakit Jiwa Daerah Lampung. Kami telah menjalankan proses penyidikan sesuai prosedur yang ada, dengan adanya kepergian dari pengadilan ini membuktikan bahwa Polres Metro benar – benar menjunjung tinggi setiap proses penyidikan dan bekerja dengan Profesional,” ujarnya. (*)

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten mengandung hak cipta dari LampuIJO.com