Pertama Warga Lampung Keliling Indonesia

Ingin Menjelajah Nusantara, Butuh 4 Bulan Izin ke Keluarga

Niat Egi Suryana (40) warga Desa Sinar Laga, Kecamatan Tanjungraya, Kabupaten Mesuji, untuk berkeliling Indonesia dengan bersepeda tampaknya bukan hal yang mudah. Banyak upaya yang dilakukannya untuk dapat mewujudkan niat tersebut. Salah satunya meminta izin ke keluarga terutama istri dan anaknya.

Laporan : Ria Riski A.P

Lelah namun terlihat bersemangat tampak terpancar di wajah Egi Suryana. Ditemani sepedanya ia mampir di Kantor Kantor Persatuan Wartawan Indonesia (PWI). Pria beranak satu tersebut diketahui merupakan pria pertama di Lampung yang mencoba menjelajah Nusantara dengan bersepeda.

Ia mengaku, bukan hal yang mudah untuk dapat merealisasikan niatnya tersebut. Karena butuh waktu 4 bulan keluarga memberikan izin dan restu kepadanya untuk dapat berkeliling Indonesia.

”Kurang lebih 4 bulan saya meminta izin ke keluarga. Awalnya keluarga terutama istri saya tidak mengizinkan. Mereka bilang ini mimpi. Apalagi di jaman yang serba canggih dan moderen seperti sekarang ini, yang mana beberapa tempat bisa ditempuh dengan transportasi yang moderen, tapi justru saya memilih bersepeda,” ujarnya kepada beberapa awak media, Kamis (20/7).

Namun dengan tekad dan keinganannya yang tampak besar tersebut, akhirnya keluarga pun mengiklaskannya untuk pergi. Terlebih istrinya Siti Halimah dan putranya

Muhammad Rafiq Hamzah sudah bisa mendapatkan nafkah dari hasil panen sawit dan karet yang ia tinggal. ”Memang awalnya keluarga belum mengizinkan. Tapi dengan niat dan kegigihannya saya akhirnya mereka mengiklaskan. Saat memutuskan pergi, saya hanya membawa uang Rp70 ribu sebagai modal awal di jalan,” ungkapnya.

Diakuinya, niatnya untuk berkeliling Indonesia tersebut muncul begitu saja. Jika biasanya cita-cita tersebut muncul dari kecil, namun itu muncul beberapa bulan sebelum ia memutuskan untuk berkeliling Indonesia. ”Muncul begitu saja. Salah satunya mungkin dari tayangan televisi dan media sosail. Kalau di televisi saya terinspirasi dari tayangan para penjelajah yang juga bersepeda. Tapi jauh dari itu semua, dari benak saya memang saya ingin tahu seperti apa Indonesia. Seperti apa Pulau Kalimantan, seperti apa Pulau Sumatera dan lainnya,” kenangnya.

Menurutnya, berbagai pengalaman menarik dan berkesan juga telah dilaluinya selama menjelajah nusantara. Seperti saat berada di daerah Maninjau, Sumatera Barat (Sumbar). Ia yang melintasi kelok 9 dengan tanjakan sepanjang 30 kilo meter dilaluinya dengan penuh perjuangan.

”Sepanjang itu dengan posisi menanjak, itu sungguh perjuangan yang luar biasa. Kalau berhenti mungkin sudah tak terhitung. Tapi dari situ saya merasakan dan menikmati indahnya nusantara,” ungkapnya.

Ia juga mengatakan selama kurun waktu 4 bulan sejak 21 Maret 2017 lalu ia mampu menjelajah 5 provinsi di Indonesia. Dalam benaknya ada satu keinginan jika ia ingin mengenal dan mengetahui lebih jauh keindahan Indonesia. ”Namun lain daripada itu, dengan bersepeda saya juga ingin membudidayakan minat bersepeda dan mengurangi polusi udara,” tutupnya. (*)

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten mengandung hak cipta dari LampuIJO.com