Pemkot Tanggung Biaya Pengobatan Korban Keracunan Massal

METRO –  Pemerintah Kota (Pemkot) Metro melalui Dinas Kesehatan Kota Metro menyatakan akan menjamin seluruh biaya pengobatan pasien diduga korban keracunan susu kemasan etawa.

Dikonfirmasi awak media, Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro, Maryati, S.Km membenarkan hal tersebut. Ia mengaku tadi malam sudah menjenguk pasien di RS Islam dan RSU A. Yani Kota Metro.

“Alhamdulilah kondisi pasien semuanya sudah mulai membaik. Soal biaya pengobatan kita upayakan seperti disampaiakan pak Walikota Metro tadi malam, semua biaya akan ditanggung oleh Pemkot Metro,”ungkapnya, melalui via  telphone, Minggu (8/10).

Lebih lanjut, kata Maryati semua pasien sudah diarakan untuk dirawat di RSU A. Yani Metro, termasuk di Klinik Azizah dan dibeberapa rumah sakit lainya. “Data sementara jumlah pasien 32 korban termasuk kepala sekolah (Kepsek). Dinkes dalam hal ini sudah mengambil langkah koordinasi dengan Satuan Reserse dan Kriminal Polres Metro,”cetusnya.

Maryati menambahakan sedikitnya dinkes sudah mengambil simple susu etawa kemasan yang diduga pemicu puluhan siswa mengalami keracunan massal.

“Senin bersok ya, kita beri pernyataan tertulis hasil uji laboratorium kandungan susu.  Penyebab terjadinya keracunan massal puluhan siswa TK PKK II Yosodadi  Metro Timur Kota Metro,”ujarnya.

Sementara dikutip dari info.metrokota.go.id,  tepat pukul 22.00 WIB, Sabtu (7/10) malam Walikota Metro mendatangi RS Islam Kota Metro guna meninjau korban, lalu dilanjut dengan mengunjungi RSUD A Yani Kota Metro. Sementara ini 23 anak dan 1 Kepala Sekolah telah dirawat inap di RSUD A Yani Metro dan di RS. Islam berjumlah 8.

“Pihak rumah sakit jangan mempermasalahkan soal biaya, karna yang paling utama saat ini adalah keselamatan anak-anak,” terang Walikota Metro Achmad Pairin.

Mengetahui banyak korban Walikota Metro juga sangat terkejut mendengar kejadian ini, dengan harapan anak-anak dan kepala sekolah dapat cepat membaik dan bisa segera pulang kerumah. Karena keracunan ini tidak ada indikasi berbahaya.

Selain itu, Korban keracunan susu kambing etawa tidak hanya di RS. Islam dan RSUD A Yani Kota Metro, melainkan ada juga di RS Mardiwaluyo serta Klinik Azizah. (*)

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten mengandung hak cipta dari LampuIJO.com