METRO – Tuntutan keluarga korban terbakar Arif Fiko Darmansyah (12) siswa SMPN 10 Metro kepada pihak sekolah yang ditempuh melalui jalur mediasi beberapa waktu lalu, belum dikabulkan oleh pihak sekolah. Bentuk tuntutan keluarga hanya meminta Pemkot Metro, membantu biaya pengobatan sampai sembuh total diluar yang ditanggung Kartu Indonesia Sehat (KIS) BPJS Kesehatan.

Menggapai hal tersebut Walikota Metro Achmad Pairin, S.Sos menyatakan bahwa persoalan tersebut masih akan dirapatkan. Semua itu, kita berbicara secara profesional jangan sampai, menyalahi dari pada aturan-aturan yang ada.

“Nanti akan kita lihat seperti apa duduk permasalahanya, sebab saat ini masih dipriksa oleh kepolisian. Apa permasalahanya dan seperti apa langkah yang harus disikapi bersama-sama,”ungkapnya, Selasa (7/11/2017).

Terkait permintan serta tuntutan keluarga korban agar biaya diluar BPJS Kesehatan supaya ditanggung Pemkot Metro. Pairin mengaku dirinya akan ikuti aturan-aturan sebagai mana yang ada saja,  semua kita serahkan ke polisi dulu.

“Makanya Pemkot masih melihat duduk perkaranya, setelah nanti permasalahannya diketahui kita kerja memakai aturan, seperti apa aturan yang harus digunakan,”jelasnya.

Disinggung soal pernyataan anggota DPRD Kota Metro dan Ketua Dewan Pendidikan beberapa waktu lalu, usai mediator dengan keluarga korban dan pihak sekolah. Terkait tindaklanjut akan menemui Walikota rapat membahas bantuan biaya pengobatan apakah akan diambil dana dari UKS ataun dana darurat yang bersumber dari APBD dan yang bisa mengambil atas kebijakan Walikota Metro.

“Soal itu yang terpenting uangnya ada, dan tidak menyalahi aturan yang ada. Maka untuk mengetahui tidak menyalahi aturan kita akan pelajari permasalhanya terlebih dahulu, baru kita membicarakan hal tersebut,”pungkasnya. (*)

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten mengandung hak cipta dari LampuIJO.com