Paguyuban Lurah se-Metro Diterpa Isu Politik

METRO – Kabar terbentunya wadah paguyuban lurah se- Kota Metro menuai tangapan miring, dari sejumlah elemen masyarakat. Mereka menilai paguyuban tersebut dikait-kaitkanya ada unsur muatan politik praktis didalamnya menjelang Pilgub 2018 mendatang.

Menggapi hal tersebut, Ketua Paguyuban Lurah se- Kota Metro Suparjo Rustam, S.IP membantah tudingan tersebut. Ia mengaku sejak terbentuk paguyuban ini, tidak pernah terlibat dalam badan lingkaran politik.

“Mungkin saya dianggap lebih tua, makanya saya ditunjuk sebagai ketua paguyuban  forum lurah se-Kota Metro. Pada saat terpilih, saya kembali menegaskan kepada kawan-kawan, saya tidak mau forum ini di manfaatkan untuk kepentingan politik, kalau memang seperti itu. Izin kan saya keluar dari forum ini,dan Insaallah sampai sekarang tidak ada kepentingan apa –apa murni sebagai wadah kordinasi dan kominikasi antar lurah,” ungkapnya, Kamis (30/11/2017).

Lebih lanjut, Suparjo yang merupakan Lurah Rejomulyo ini kembali menyatakan, bahwa terbentuknya paguyuban forum lurah ini, hanya se mata-mata untuk menjalin silahturami, komunikasi dan koordinasi informasi terkait program kerja sesuai tupoksi lurah sebagai kepanjangan tangan Walikota Metro, guna mendukung program dan visi misi Pemkot Kota Metro.

“Paguyuban ini, bukanlah organisasi yang resmi di akui Kesbangpol dengan mengacu pada ADRT (Anggaran Dasar Rumah Tangga). Kita terbentu atas dasar solidaritas kebersamaan untuk berbagi informasi sarta menjalin talisilahturahmi. Sebagai ASN kita paham dan tidak akan berani masuk dalam politik praktis,”pungkasnya. (*)

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten mengandung hak cipta dari LampuIJO.com