Nunik Cetak Sejarah Raih WTP

Lampung Timur – Kabupaten Lampung Timur (Lamtim) meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) setelah penantian selama 20 tahun terakhir. Bertempat di Auditorium BPK Perwakilan Provinsi Lampung Lantai III, Jl. Pangeran Emir M Noor No. 11B Bandar Lampung, Selasa (28/05/2019), Pemerintah Kabupaten Lampung Timur menerima Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2018 yang telah diaudit dengan predikat atau Opini WTP (Wajar Tanpa Pengecualian).

Bupati Lampung Timur Chusnunia Chalim yang didampinngi Wakil Ketua DPRD Lampung Timur, Nawawi Iskandar, Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Timur, Syahrudin Putera, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Junaidi, Asisten Bidang Administrasi Umum, Wan Ruslan Abdul Ghani, serta Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah, Indra Budiman Duki yang menerima langsung penghargaan tersebut.
“Alhamdulillah Setelah 20 tahun akhirnya tercapai (WTP), Itu semua berkat kerja keras semua elemen pemda. Sekda, inspektur, seluruh asisten, seluruh staf ahli, seluruh kepala dinas, kabag, kabid kasi, seluruh jajaran yang telah kerja keras, berhari-hari berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan,” papar Chusnunia Chalim, wanita yang berparas ayu dan murah senyum itu.
Menurut pemimpin Partai Kebangkitan Bangsa Provinsi lampung itu, dengan diraihnya WTP ini semoga bermanfaat untuk kabupaten lampung timur, serta memotivasi agar pengelolaan keuangan dan aset daerah dapat ditingkatkan lebih baik lagi.
“Lampung Timur bulan lalu baru merayakan Ulang Tahun Ke 20 itu artinya kami harus menunggu 20 tahun untuk mendapatkan Opini Wajar Tanpa Pengecualian. Hari ini berangkat dengan deg-degan dan sholawat tidak putus, alhamdulillah keturutan mendapatkan Opini WTP, karena bagi kami itu bukan sekedar opini tetapi betul-betul sebagai ukuran soal kinerja dan kita berharap dengan diberikannya Opini WTP kawan-kawan pelaksana di Pemerintah Kabupaten Lampung Timur semuanya tanpa terkecuali semakin semangat lagi untuk mempertanggungjawabkan seluruh kegiatan agar masyarakat menjadi percaya” tambah Nunik.

Diketahui bahwa Opini BPK merupakan pernyataan profesional pemeriksaan terkait kewajaran informasi keuangan yang disajikan dalam laporan keuangan yang didasarkan pada empat kriteria antara lain kesesuaian dengan standar akuntasi pemerintahan, kecukupan pengungkapan (adequate disclosure), kepatuhan terhadap perundang undangan, dan efektivitas sistem pengendalian intern.
“Saya atas nama Pemerintah Daerah juga mengucapkan terimakasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan konstribusi yang baik dan telah memberikan dukungannya untuk Lampung Timur. Dan secara khusus kami berterima kasih kepada DPRD Kabupaten Lampung Timur atas seluruh dukungannya sehingga Pemerintah Daerah Lampung Timur dapat menjalankan program kegiatan dengan maksimal. WTP ini Tentunya juga support dari pak Wakil Bupati (Zaiful Bokhori), paling utama adalah semoga bermanfaat untuk lampung timur,” pungkas Bupati Lamtim Chusnunia Chalim yang hitungan hari akan diberhentikan sebagai Bupati Lamtim karena akan menjabat sebagai Wakil Gubernur Provinsi Lampung.
Menurut Sunarto selaku kepala BPK RI Perwakilan Lampung mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Lampung Timur memperoleh Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dikarenakan auditor menyakini berdasarkan bukti bukti audit yang dikumpulkan, penyajian laporan keuangannya dianggap telah menyelenggarakan prinsip akuntansi yang berlaku umum dengan baik, dan kalaupun ada kesalahan, kesalahannya dianggap tidak berpengaruh signifikan terhadap keputusan.
Terpisah Wakil Bupati Lamtim Zaiful Bokhori mengatakan pada 2018 yang lalu akan bekerja ekstra untuk mendapatkan predikat WTP dari BPK untuk laporan keuangan tahun 2018, namun 2018 hanya mendapatkan predikat Wajar Dengan Pengecualian (WDP). Pada tahun 2018 kemarin BPK sudah melakukan pra audit kepada keuangan kabupaten Lamtim dan Pemda Lamtim sudah memberikan keterangan dan laporan keuangan sejelas-jelasnya dan dirinya telah mengintruksikan kepada seluruh SKPD untuk memberikan keseluruhan keterangan laporan keuangan kepada BPK. Akhirnya WTP di raih pada tahun 2019 ini.
Syahrudin Putra yang turut mendampingi bupati lamtim Chusnunia Chalim dalam penyerahan predikat WTP oleh BPK tersebut turut berbahagia. “Alhamdulillah ini berkat kerja sama dan kebersamaan serta kerja keras segenap jajaran sehingga Lamtim mendapat Predikat WTP untuk pertama kalinya setelah 20 tahun,” kata Sekda Lamtim yang saat ini sedang mengikuti diklat PIM 1 d jakarta tersebut.
Diketahui Kabupaten Lamtim selama 20 tahun terakhir mengalami permasalahan dalam pengelolaan aset, sehingga predikat WTP tidak pernah di dapat oleh Kabupaten Lamtim, terlebih di tahun 2008 hingga 2011 kabupaten lamtim menyandang disclaimer yang mana BPK tidak bisa memberikan opini dikarenakan keuangan Lamtim bermasalah dalam laporannya. Lalu di zaman kepemimpinan Bupati Chusnunia Chalim dan Wakil Bupati Zaiful Bokhori bekerja keras berupaya membenahi laporan keuangan dan aset yang carut marut dan akhirnya hasil tidak membohongi kerja keras. (ADV)

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten mengandung hak cipta dari LampuIJO.com