Metro Jadi Pilot Project RUU
MMETRO – Upaya Pemerintah Kota Metro dalam meningkatkan ketahanan keluarga menjadi pilot project (proyek percontohan) bagi pemerintah pusat. Pasalnya, Kota Metro menjadi rujukan dalam penyusunan Rancangan Undang Undang (RUU) tentang Ketahanan Keluarga.
“Untuk Provinsi Lampung, Kota Metro ini yang pertama. Dan untuk Indonesia baru Kota Metro yang menggunakan nama Perda Ketahanan Keluarga. Kalaupun ada daerah lainnya, namanya bukan Perda Ketahanan Keluarga,” terang Ahmad Jajuli, Anggota Dewan Perwakilan Dearah (DPD) RI Dapil Lampung usai berkunjung di DPRD Metro, Jumat (11/8).
Menurut Jajuli, ia sengaja berkunjung ke sini untuk mempelajari bagaimana perda ketahanan keluarga sudah terbentuk, bahkan mendahului Undang-undang yang sedang kami bahas di DPD. Sebab, secara nasional payung hukumnya belum ada. Dan ini membuktikan bahwa mereka kreatif dengan mencantumkan UU sebelumnya tentang kependudukan, yakni UU Nomor 52 tahun 2009.
“Ini patut diapresiasi. Sangat sederhana latar belakangnya. Mereka melihat keutuhan keluarga menjadi pondasi yang pokok di dalam membangun kesejahteraan. Dan kesejahteraan ini lahir dan batin bukan hanya ekonomi. Namun, kendalanya ya persoalan anggaran Kota Metro yang tidak besar. Tapi kami lihat upaya DPRD yang mengajak unsur Pemerintahan dan partisipasi masyarakat,” paparnya.
Karenanya Jajuli berharap, Perda tersebut dapat disosialisasikan kepada masyarakat Kota Metro secara massive, dan menjadi Perda yang produktif.
“Sosialisasi yang massive. Sehingga masyarakat menjadikan benteng dan rumah besar untuk keutuhan dan kesejahteraan masyarakat. Dan, baru Kota Metro di Provinsi Lampung ini yang mempunyai Perda Ketahanan Keluarga,” tukasnya.
Sementara, Anna Morinda Ketua DPRD Kota Metro
mengakui Perda ketahanan keluarga merupakan Raperda inisiatif DPRD Kota Metro yang telah disahkan tahun 2016 lalu. “Ini merupakan inisiatif DPRD dan menjadi Perda Kota Metro Nomor 20 tahun 2016,” pungkasnya. (*)
News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten mengandung hak cipta dari LampuIJO.com