Mengikuti Mekanisme Partai, Musa Dito Menyerahkan Berkas Penjaringan Di Golkar Lamteng

Lampung Tengah – Mengikuti mekanisme partai, Ketua DPD II Golkar Lampung Tengah (Lamteng), Musa Ahmad dan Ketua DPD AMPI Lampung, Ardito Wijaya menyerahkan berkas penjaringan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati dari partai Golkar di kantor DPD II Golkar setempat, Sabtu (19/10/2019).

Dalam kesempatan itu pasangan calon bupati dan wakil bupati yang akrab di masyarakat sebagai pasangan Muda (Musa Dito) turut di dampingi juga oleh seluruh pengurus DPD II, Fraksi, organisasi sayap dan PK Partai Golkar se – Kabupaten Lamteng.

“Kita ikuti mekanisme yang ada di partai (Golkar) dan insyallah saya dari awal maju sebagai calon bupati atas dukungan dari seluruh jajaran partai golkar dari kabupaten, kecamatan sampai pengurus desa,” jelas mantan wakil bupati Lamteng itu.

Musa juga menjelaskan bahwa dirinya beserta Ardito juga melampirkan surat dukungan dari pengurus DPD II partai Golkar Lamteng dari tingkat kecamatan hingga tingkat desa, fraksi partai Golkar, organisasi sayap yang mendirikan dan didirikan oleh partai Golkar, PK dan Pimdes partai golkar se kabupaten Lamteng yang telah diserahkan kepada tim penjaringan.

“Kita juga telah melampirkan surat dukungan dari rekan-rekan pengurus partai golkar dari tingkat kecamatan dan desa untuk di sampaikan oleh tim penjaringan ke DPD partai Golkar Provinsi Lampung dan diteruskan ke DPP pusat partai golkar,” imbuhnya.

Terakhir, Anggota DPRD Lampung itu berharap dengan mekanisme yang baik bisa mendapatkan keputusan yang terbaik dan untuk kebaikan masyarakat Lamteng.

“Harapan saya dengan mekanisme yang telah berjalan dengan baik ini dapat diteruskan ke provinsi dan pusat untuk diputuskan yang terbaik dan bisa dilaksanakan di Lamteng ini semuanya untuk kebaikan masyarakat kita yang ada di Lamteng ini,” tutup calon Bupati Lamteng Berjaya tersebut.

Ditempat yang sama, ketua pelaksana tim penjaringan partai Golkar, Roni Ahwandi menjelaskan bahwa mekanisme penjaringan di partai Golkar telah berjalan sesuai dengan aturan juklak 06 2016 dan AD ART partai Golkat secara profesional dan terbuka.

“Bahwasannya mekanisme penjaringan partai Golkar sudah berjalan sesuai dengan aturan juklak 06 2016 dan AD ART secara profesional dan terbuka kami sampaikan walau terdapat calon dari internal partai pun harus mengikuti penjaringan,” terang Roni, mantan ketua fraksi golkar itu. (sbr)

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten mengandung hak cipta dari LampuIJO.com