Masyarakat Keluhkan Kualitas Bangunan RSUD DSR Lampung Tengah, DPRD : Jangan Sampai Bikin Malu Dong

Lampung Tengah – Memberikan pelayanan dan kenyamanan masksimal bagi masyarakatnya merupakan prioritas utama seluruh pemerintahan daerah.

Namun sayang, bagi masyarakat Kabupaten Lampung Tengah hal tersebut sukar di dapatkan.

Contohnya kenyamanan yang ada di rumah sakit umum daerah (RSUD) Demang Sepulau Raya (DSR) milik pemerintah kabupaten Lampung Tengah.

Seperti di musim hujan ini, banyak masyarakat Lampung Tengah yang mengeluhkan kualitas bangunan RSUD tersebut.

Salah satunya ialah Andriansyah, yang merasa tidak nyaman saat membesuk saudaranya di RUSD DSR beberapa waktu lalu.

“Saya merasa sedih dan miris melihat kualitas bangunan RSUD DSR ini, di koridor ruangan pubian air mengalir deras turun dari atap padahal itu ruangan VIP dan seharus pihak RSUD sudah mengantisipasinya sejak awal karna sudah masuk musim hujan,” ungkap Andriansyah yang juga ketua AWPI (Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia) Lampung Tengah.

Terpisah, anggota Komisi IV DPRD Lampung Tengah, Yunisa Putra menyayangkan dengan keadaan RSUD DSR tersebut.

Yunisa prihatin dengan keadaan RSUD kebanggaan masyarakat Lampung Tengah tersebut yang kurang perawatanya.

“Sungguh prihatin saya mendengar keluhan masyarakat terhadap kualitas bangunan RSUD kebanggaan kita ini. Seharusnya pihak RSUD memberikan pelayanan dan kenyamanan yang maksimal, kalo sudah bocor seperti itukan pasien maupun pihak keluarga merasa tidak nyaman dan bagaimana RSUD milik pemerintah daerah ini bisa bersaing dengan rumah sakit swasta lainnya,” beber anggota DPRD dari fraksi Nasdem itu, Minggu (2/2/2020).

Yunisa juga meminta kepada direktur RSUD DSR yang baru, Asril Syahdu, untuk cepat merespon keluhan masyarakat tersebut.

“Ini kan direktur baru jadi harus cepat merespon keluhan keluhan masyarakat tersebut dan jangan sampai bikin malu dong dengan keadaan RSUD yang seakan tidak terawat padahal anggaran untuk perawatan itu ada,” cetus Sekretaris Nasdem Lamteng itu.

Sebagai fungsi pengawasan, Yunisa juga pinta pihak RSUD DSR untuk menggunakan anggaran dengan efektif. Seperti anggaran untuk program jemput sakit pulang sehat.

“Kami pinta anggaran yang ada di RSUD DSR untuk digunakan secara efektif. Apa lagi anggaran jemput sakit pulang sehat, kami (DPRD) akan terus monitor penggunaan anggaran tersebut agar masyarakat benar benar merasakannya,” pungkasnya. (sbr)

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten mengandung hak cipta dari LampuIJO.com