Main-Main ke Bandarlampung!

Oleh: Wirahadikusumah

Anjuran ini saya tujukan kepada pembuat patung gajah kurus yang katanya mirip tikus di perbatasan Kota Metro dan Lampung Timur (Lamtim).

Terus terang saya sebagai warga Lampung turut merasa risih melihat foto patung gajah kurus tersebut di media-media online maupun sosial.

Karenanya, saya menganjurkan kepada pembuat patung gajah kurus itu untuk sering main-main ke Kota Bandarlampung. Kemudian nongkrong atau sekadar minum sekuteng di Tugu Adipura seraya memelototi patung gajah di ikon Kota Tapis Berseri tersebut.

Harapannya agar tahu, bagaimana bentuk patung gajah yang layak dibuat. Tidak membangun ala kadarnya saja. Terlebih, pembangunannya katanya menggunakan dana APBD.

Harusnya pembuat patung tersebut tahu, gajah bukan hanya ikon Lamtim, tetapi juga Lampung. Sehingga tidak boleh asal saja membuatnya.

Untuk diketahui juga, gajah Lampung atau Sumatera adalah spesies herbivora terbesar di Indonesia. Sehingga sangat tak pantas rasanya ketika membuat patung gajah kurus mirip tikus di Lampung.

Semoga Pemkab Lamtim segera menegur si pembuat patung gajah tersebut. Apalagi, saya yakin Ibu Bupati Chusnunia tahu bentuk patung gajah yang layak. Sebab, yang saya tahu, bupati cantik ini sering berkunjung ke Bandarlampung dan melintasi Tugu Adipura.(whk)

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten mengandung hak cipta dari LampuIJO.com