Jumpa Pers, Kadisdik Minta Maaf

METRO – Mulutmu harimaumu, itulah pribahasa yang pantas menggambarkan ucapan Kadis Pendidikan Kebudayaan Kota Metro Ria Andari yang sempat terlontar dan viral di media massa. Sebelumnya Ria menilai Dewan Pendidikan Kota Metro menyebarkan berita bohong atau Hoax tentang permintaan puluhan guru SMPN 10 Metro pindah secara massal.

Kadisdik : Guru Minta Pindah Massal Itu Hoax !

Namun, keesokan harinya tiba-tiba mengundang jumpa pers yang di fasilitasi Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Metro meminta maaf atas pertanyaannya tersebut

“Saya juga secara pribadi meminta maaf,  karena berita yang kemarin tidak ada niatan menjasment begana-begini insyaallah enggak ada. Dan saya sudah ketemu dengan dewan pendidikan langsung, dan sudah saya sampaikan tugas utama kita adalah menjaga anak-anak kita SMPN 10 biar posisinya tenang untuk menghadapi ujian nasional karena ujian sebulan lagi,” ucapnya dalam konferensi pers, Jumat (2/3).

Gawat 19 Guru SMPN 10 Metro Minta Pindah

Di hadapan awak media dirinya mengaku telah menjumpai Dewan Pendidikan guna mengklarifikasi dan mencabut pernyataannya tersebut. Yang menilai Dewan Pendidikan tidak memihak kepada Disdikbud soal kasus mutasi guru di SMPN 10 Metro.

http://lampuijo.com/2018/02/28/gawat-19-guru-smpn-10-metro-minta-pindah.lampuijo/

“Tadi saya sudah ke dewan pendidikan untuk klarifikasi, ya intinya dari kami ke depan sudah tidak ada masalah lagi. Kalaupun yang terjadi mis komunikasi,  ya sekarang kita saling mengingatkan bagaimanapun juga dewan pendidikan adalah mitra dinas pendidikan dan yang duduk disana orang-orang yang sudah pakar di bidang pendidikan,” katanya.

Ria juga mengungkapkan, kini pihaknya telah meminta Bu Lili kembali mengajar di SMPN 10 Metro. Sampai kondisi tenang dan sampai UNBK selesai.

“Jangan sampai hal yang seperti ini menghambat mereka, tadi kita juga sudah ketemu bu Lili, saya sudah minta melaksanakan tugas seperti biasanya. Tidak ada kata dibatalkan, sementara ini di pending dulu, dia mengajar dulu seperti biasa karena kepentingan kita ujian. Posisi bu Lili tidak menggantung, kita minta dia mengajar seperti biasa,” jelasnya.

Sementara itu terkait kelanjutan mutasi Bu Lili Ke SMPN 8 Metro, pihaknya masih akan kembali melakukan rapat.

“Tidak dulu, nanti kita ada rapat lagi, Belum final. Nanti kita panggil orang – orang yang berkompeten dibidangnya untuk menyelesaikan permasalahan ini,” pungkasnya. (*)

 

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten mengandung hak cipta dari LampuIJO.com