DLH Tunggu Proses Hukum
METRO – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) masih menunggu proses hukum mengenai penyitaan alat berat jenis Buldozer milik Pemerintah Kota (Pemkot) Metro. Pasalnya, persoalan hukum tersebut masih dalam proses penyelidikan Polresta Bandar Lampung. 
Demikian dikatakan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Metro Eka Irianta. Ia menjelaskan, kasus tersebut awalnya memang di tangani Polda Lampung. Namun saat ini prosesnya telah dilimpahkan ke Polresta Bandar Lampung. 
“Memang awalnya kita laporkan ke Polres Metro. Oleh Polres Metro dilimpahkan ke Polda Lampung, sampai Polda Lampung dilimpahkan lagi ke Polresta Bandar Lampung,” jelasnya Senin (27/11). 
Untuk saat ini, lanjut dia, Polresta Bandar Lampung masih memeriksa saksi-saksi dari Kota Metro terkait kasus tersebut. Menurutnya, saat tinggal satu orang saksi yang akan diperiksa oleh pihak kepolisian. 
“Ya ada satu orang saksi lagi yang belum diperikaa. Setelah saksi ini diperiksa nanti baru ketahuan. Tapi kami optimislah alat berat itu bisa kembali ke kita lagi,” pungkasnya. 
Diketahui, Pemerintah Kota Metro kehilangan aset berupa alat berat jenis buldozer. Itu setelah alat berat tersebut disita oleh Bank Tri Surya Bandarlampung. Penyitaan dilakukan lantaran aset pemkot tersebut dijadikan jaminan (agunan) oleh rekanan ke bank tersebut. (*)
News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten mengandung hak cipta dari LampuIJO.com