Disiplin ASN di Metro Masih Rendah

LampuIJO.com, – Upaya Pemerintah Kota Metro dalam meningkatkan disiplin pegawainya tampaknya belum sepenuhnya berhasil. Berdasarkan hasil inspeksi mendadak (Sidak) yang dilakukan Wakil Wali Kota Metro Djohan tingkat kehadiran aparatur negeri sipil (ASN) masih rendah. Diketahui, dari sidak yang dilakukan di Sekretariat DPRD, Kantor Kesbangpol dan Kecamatan Metro Selatan tingkat kedisiplinan pegawainya hanya mencapai 50 persen.

“Tadi pagi saya langsung ke Sekretariat DPRD, hasilnya 50 persen tingkat kehadirannya. Apalagi kemarin (Senin, red), saat upacara tingkat kedisiplinan ASN di DPRD kurang. Hari ini (kemarin, red) di Kesbangpol yang tidak berangkat setengahnya dari 24 pegawai. Mereka ada yang izin dan tanpa keterangan,” terangnya usai sidak Selasa (18/7).

Djohan mengatakan, PNS yang tidak masuk tanpa keterangan akan diberikan pembinaan terlebih dahulu. Nantinya, jika sudah diberi pembinaan masih tidak berubah baru akan diberikan sanksi. “Kita beri pembinaan dulu. Makanya tadi saya bilang pada Kepala Kesbangpol, kalau memang pegawai itu diberikan pembinaan masih tetap bandel, ya diberikan sanksi,” tegasnya.

Selain untuk melihat kedisiplinan pegawainya, lanjut Djohan, sidak tersebut dilakukan untuk melihat kondisi kantor disetiap instansi. Ini, untuk melihat langsung apa saja yang menjadi kekurangan di masing-masing kantor.

“Karena pada dasarnya jika kantor nyaman itu pegawai akan betah. Kalau kantornya tidak nyaman dan bau siapa yang mau betah. Makanya kita lihat juga kantor mereka, jadi bukan hanya pegawai saja. Kalau tidak pernah lihat, mana kita tau apa saja kekurangan mereka,” jelasnya.

Seperti Kantor Kecamatan Metro Selatan yang sudah satu minggu dikosongkan. Menurutnya, surat pengosongan tersebut dikeluarkan oleh kabid di Dinas PU, dengan alasan akan direhap. Namun sampai saat ini tidak ada tanda akan direhap.

“Ini ada yang salah. Sebab Dinas PU itu hanya mengurus
teknisnya. Kenapa kok memerintahkan untuk mengosongkan. Ini tidak sesuai Tugas Pokok dan fungsi (Tupoksi). Seharusnya surat itu dikeluarkan Sekda atau Asisten, kok ini Kabid. Akan kita lihat surat itu dan diinformasikan ke Sekda. Ya agar ditegur dinas terkait,” tegasnya.

Meski begitu, ia mengingatkan kepada ASN agar lebih disiplin. “Harapan saya disiplin pegawai lebih baik lagi. Ayolah sama-sama kita tingkatkan disiplin,” tukasnya.

Di tempat yang sama, Inspektur Pembantu (Irban I), Firdaus Saparyani menuturkan, bagi para ASN yang kedapatan tidak disiplin tentu akan ada sanksi berdasarkan tahapan dan aturan sesuai dengan PP nomor 53 tahun 2010 tentang disiplin PNS.

“Yang jelas semuanya akan mengacu ke PP tersebut. Dan target dari Sidak ini adalah PNS di Kota Metro disiplin sesuai aturan dan tupoksi. Semua Satker jadi sasarannya sebab ini merupakan rutinitas kami 4 kali Sidak dalam setiap bulan. Jadi sasaran akhirnya, bersifat pembinaan ASN Kota Metro,” pungkasnya. (*)

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten mengandung hak cipta dari LampuIJO.com