Diduga Bawa SS, Anggota Pol PP di Metro Ditangkap

LMETRO –  Proses penetapan status tersangka penyalahgunaan Narkotika jenis sabu-sabu (SS), dimana menyeret Anggota Satpol PP Kota Metro,  MY (36). Polres Metro masih menunggu hasil uji laboratorium keluar dari Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Palembang Sumatra Selatan.

Demikaan diungkapkan, Kapolres Metro, AKBP Ralli Muskitta, S.IK melalui Kasat Reserse Narkoba Polres Metro, AKP. Fadil A Rohim, S.Sos, kamis (27/7).

Saat ini, kata Fadil  oknum Satpol PP, dan temanya  YSD (39) wiraswasta yang kita tangkap di komplek Jl. Imam Bonjol Imopuro Metro Pusat, sekitar pukul 16.00 wib, Rabu (26/7/2017)  masih dilakukan penahanan. Sambil mengggu hasil uji LAB.

“Pada saat ditangkap kedua tersangka ini sedang mengendarai sepedah motor Yamaha Vega ZR Nomor Polisi BE 5859 FN. Karna telihat mencurigakaan dikejar oleh Anggota dan digeledah. Pada saat dilakukan pengeledahan didalam kantong celana ada bungkus plastic klip warna bening yang berisi butiran Kristal yang diduga sabu-sabu,”cetusnya.

Lebihy lanjut, timpal Fadil kedua tersanga berikut barang bukti (BB) sudah kita amankan. Guna dilakukan proses pemeriksaan lebih lanjut. Sambil menunggu hasil Uji LAB Pemeriiksaan Narkotika Pisokropika, untuk menentukan jumlah dan keaslian barang tersebut.

“Keduanya juga kita lakukan tes urin. Paling lama 6 hari kerja surat tembusan nanti masuk dari BBLK. Nah,  baru kita bisa menyimpulkan keasliaan nilai BB, dan hukuman keduanya atas kasus dugaaan penyalahgunaaanb barang haram tersebut,”pungkasnya.

Sementara itu, menggapi anggotanya ditangkap kasus dugaan Narkotika Kasat Pol PP Kota Metro, Imron, SP menyatakan, bahwa tidak ada toleransi apapun bila terlibat kasus Narkoba.

Tapi kita serangkan prosesnya kepada pihak kepolisian, hasilny apa nanti langsung saya buatkan berita acara untuk dikirim ke Inspektorat. Sebab anggota saya ini statusnya  ASN dilingkungan Pemkot Metro yang bertugas di Satpol PP.

“Sudah 30 hari MY ini jarang ngantor dan tidak pernah piket. Agak malas-malesan gitu orangnya. Tiga hari yang lalu sudah kita tegur interen, dan saya rencananya akan melayangkan surat ke Inspektorat tentang disiplin pegawai agar ditindaklanjuti. Eh, malah dapat kabar ditanggap kasus Narkoba,”pungkasnya. (*)

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten mengandung hak cipta dari LampuIJO.com