Di PHP, Keluarga Siswa Terbakar Marah

 Merasa dikasi pemberi harapan palsu (PHP) oleh Kepala Sekolah (Kepsek) SMPN 10 Metro. Pihak keluarga merasa tidak di hargai dari pihak sekolah. Bahkan janji-janji akan membantu meringankan beban keluarga untuk kesembuhan ternyata hanyalah omong kosong. Oleh karna itu, pihak keluarga berencana akan menempuh jalur hukum.

Kwarcab Ungkap Fakta Dibalik Tragedi Siswa Terbakar

“Awalnya saya sudah ikhlas namanya juga musibah, lagi pula biaya sudah ditanggung oleh BPJS (Badan Penyelengara Jaminan Sosial), tapi ternyata pihak sekolah cuek terhadap kesembuhan kondisi anak didiknya. Ini kejadian masih didalam jam sekolah, jadi bagaimanapun juga pihak sekolah harus bertangjawab memberikan bantuan secara materi, sampai benar-benar Arif sembuh total,”ujar Firmansyah saat dijumpai awak media di RSU A. Yani Kota Metro, Jumat (3/11).

Kata Dokter, Kondisi Siswa Terbakar di Sekolah Bikin Lega

Menurut dia, keluarga Arif saat ini tengah menungung ada etikat baik dari pemerintah dan sekolah anak saya menimba ilmu. Bahkan keluarga juga sudah menyimpan barang bukti (BB) bekas baju pramuka terbakar.

Istri Walikota Jenguk Siswa Kebakar, Ucapanya Bikin Geregetan

“Sebelum melapor ke Polres Metro, kita akan musyawarah terlebih dahulu dengan keluarga besar. Kita tidak mengancam, kita hanya meminta pertangjawaban dari sekolah membantu pengobatan Arif sampai benar-benar sembuh dan bisa kembali sekolah seperti semula,”pungkasnya. (*)

Buntut Siswa Terbakar Disekolah, DPRD Desak Pemkot Evaluasi Kinerja Kepsek

Astaghfirullah, Siswa SMPN 10 Metro Terbakar Disekolah

Kasus Siswa Terbakar Disekolah Masih Janggal, Keluarga Akan Lapor ke Polisi

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten mengandung hak cipta dari LampuIJO.com