Awas! Ini Modus Tipu Muslihat Penjahat

METRO – Jelang Idhul Fitri, masyarakat perlu lebih waspada terhadap tindak kriminalitas. Rabu (30/5/2018), Amanto (46), warga Kali Asin, Tanjung Bintang, menjadi korban komplotan penipu. Penipu berdalih akan menggunakan jasanya untuk mengangkut beras, dari Kota Metro menuju Bandarlampung.

Amanto menuturkan, pelaku bernama Yulianto. Ia baru mengenal pelaku sehari sebelum kejadian. “Saya kenal baru kemarin sore di pangkalan ojek di Tanjung Bintang sana. Terus tadi pagi dia nelpon saya, katanya mau pakai jasa saya saya kan sopir angkutan barang. Katanya dia mau bawa beras dari Metro ke Bandarlampung,” tuturnya, Rabu (30/5/2018).

Lantas, Amanto setelah menerima orderan tersebut bergegas menuju Panjang, untuk menjemput salah seorang pegawai pelaku. “Sebelum saya ke Metro, Yulianto menyuruh saya jemput anak buahnya di Panjang. Nah saya ke Metro bersama anak buah dia itu. Sampai Metro sekira pukul 09.30 WIB. Setelah di Metro saya dan anak buah Yulianto itu bertemu sama Yulianto di Rumah Makan Padang samping Rumah Sakit Mardi Waluyo Kota Metro,” jelasnya.

Korban bersama pegawai pelaku tersebut sempat makan siang di tempat tersebut. “Setelah sampe ketemu sama Yulianto, saya sama anak buah dia itu makan. Pas saya makan Yulianto minjem mobil saya. Katanya mau buat jemput temennya di tol. Saya kasih kan, saya sama anak buahnya tetep makan. Nah di situ kan tadi Yulianto bawa motor Yamaha N Max warna item, motor dia ditinggal,” ucapnya.

Setelah selesai makan, korban bersama pegawai pelaku hendak mengikuti pelaku yang membawa mobil korban. “Setelah beberapa saat kita selesai makan, saya diajak naik motor. Katanya mau nyamperin Yulianto. Belum lama naik motor saya diberhentikan di depan warung, sama dia dikasih duit lima belas ribu, katanya buat beli air akua buat minum di jalan. Saya turun, jalan masih tiga langkah, anak buah Yulianto itu langsung kabur,” tegasnya.

Korban mengejar sepeda motor tersebut dengan cara berlari. “Saya kejar kan, saya lari. Tapi dia kebut jadi ga kekejar. Lalu saya disamperin orang, sama dia saya dibonceng dan ngejar pelaku. Tapi keburu uang orangnya,” jelasnya.

Kendaraan Grand Max, Pickup tersebut berhasil dibawa kabur korban. “Itu bukan mobil saya. Saya cuman nyopir, mobil bos saya itu. Saya bawa mobil ini masih satu bulan. Di kaca depannya itu ada tulisannya DD Julia. Mobil masih tahun 2015 ini. Jadi STNKnya juga ada di dalam mobil. Di dalam juga ada uang saya hasil narik,” tukasnya. (pan)

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten mengandung hak cipta dari LampuIJO.com