Anang & Kosti Diskusi Pahlawan Hingga Deklarasi Gele Harun

METRO – Anggota DPD MPR RI Perwakilan Lampung Ir. Anang Prihantoro diskusi kebangsaaan hari pahlawan ke-72 tahun 2017 bersama Kosti Lampung, dengan tema semangat pahlawan mari perkokoh persatuan membangun negeri. Acara  yang menghadirkan tiga pembicara berlangsung di Coffee Map Jl. Gili Harun Metro Pusat, Minggu (12/11/2017).

Dalam kesempatan tersebut, Anang yang juga merupakan Ketua Penasehat Kosti Lampung menyatakan bahwa, mencari sosok seorang pahlawan tidak lah sulit. Sebab pahlawan sekarang, bukanlah pahlawan yang menjinjing senjara melawan penjajah. Melainkan  mereka orang yang bisa menebar kebaikan dan menjaga integritas yang nilai luhur.

“Pahlawan itu tidak luntur oleh zaman. Untuk jadi pahlawan kuncinya adalah kejujuran, semua orang bisa jadi pahlawan yang berdedikasi untuk bangsa. Hal yang paling penting, bagi seorang pahlawan adalah yang mampu merefleksikan nilai-nilai yang di miliki pahlawan,” ungkapnya.

Senator asal Lampung ini berharap melalui diskusi kebangsaan hari pahlawan ke-72  yang menghadirkan berbagai unsur lapisan masyarakat, baik  tokoh agama, komunitas, pengusaha, legislatif, eksekitif dapat mencetuskan gagasan dan ide dalam memperkokoh persatuan membangun Negri.

Sementara itu, Ketua Umum Kosti Lampung Tutut Zatmiko, M.Pd menyambut bahwa bangga bisa ikut terlibat dalam diskusi hari pahlawan bersama sejumlah komunitas.

“Kosti (Komunitas Sepeda Tua Indonesia) sebagai garda terdepan penjaga NKRI dengan semangat pahlawan berkomitmen, menjadikan 4 pilar kebangsaaan,” tuturnya.

Empat pilar tersebut, kata dia satu pancasila bhineka tunggal ika NKRI UUD 1945 sebagai pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, kedua menjunjung nilai-nilai kearifan local sebagai inspirasi dalam menjaga keberagaman dan toleransi untuk kelestarian NKRI, ketiga menolak paham radikal dan intoleransi di Negara Indonesia tervcinta, dan ke empat memupuk  semangat pahlawan dan cinta tanah air untuk membangun persatuan yang berkeadilan sosial.

“Strategi untuk memperjuangkan dan membumikan hal tersebut di atas adalah dengan melaksanakan dialog kebangsaaan. Alhamdulilah dapat merumuskan deklarasi Gele Harun 12 Novemver 2017,”ujarnya.

Acara dialok tersebut di moderator oleh Aris Isanaeni Hasan, dengan tiga pembicara yakni Ir. Anang Prihantoro, Anna Morinda, SE,.MM dan dr. Soeradi Soedjarwoo,Sp.s. dan di hadiri beberapa tamu undangan seperti Kesbangpol, ketua Parpol, komunitas dan para pelaku usaha UMKM  di Kota Metro. (*)

Sumber : Kosti Lampung

 

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten mengandung hak cipta dari LampuIJO.com